SITI ADINDA AFIFAH
KELOMPOK DIVIDEN
PENGANTAR AKUNTANSI 2
PERBANKAN DAN KEUANGAN
POLITEKNIK NEGERI MEDAN
DOSEN : Dr. Nurlinda,S.E.AK.,M.Si.,CA
Hi teman-teman, kalian sudah tahu belum apa itu akuntansi biaya perilaku ? mungkin juga kalian bertanya-tanya apa sih itu sebenarnya yang dimaksud perilaku biaya ? atau bahkan belum pernah dengar sama sekali ? nah, bagi kalian yang belum tahu tenang aja yaa karna disini saya akan membahas tentang akuntansi biaya perilaku kepada kalian nih...
perilaku biaya merupakan istilah untuk mendeskripsikan perubahan biaya seiring dengan perubahan output atau suatu pola yang menggambarkan bagaimana jumlah biaya bervariasi atas perubahan aktivitas bisnis.
apabila dikaitkan dengan volume kegiatan atau volume produksi, maka biaya dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1.biaya tetap (fixed cost), merupakan biaya yang secara total tidak berubah meskipun volume produksi bertambah atau berkurang.
2.biaya variabel (variable cost), merupakan biaya yang secara total berubah-ubah secara proporsional sesuai dengan perubahan volume atau perubahan aktivitas.
3.biaya semivariabel (semivariable cost), merupakan biaya yang memiliki unsur biaya tetap dan biaya variabel.
kenapa sih kita harus memisahkan biaya tetap dengan biaya variabel ? apasih pentingnya ?
nah temen-temen, kalian tahu tidak bahwa hanya biaya tetap dan biaya variabel yang dapat dianalisis ? maksudnya adalah bahwa untuk biaya semivariabel tidak bisa dilakukan analisis oleh karna itu, apabila terdapat biaya semivariabel, maka biaya tersebut harus dipisahkan terlebih dahulu kedalam biaya tetap dan biaya variabel.
adapun pemisahan biaya tersebut bertujuan untuk :
1.menghitung predetermined factory overhead rate dan analisis varian.
2.penyusunan anggaran fleksibel dan analisis varian.
3.penghitungan direct costing dan analisis marjin kontribusi.
4.menghitung analisis break-event dan analisis cost-volume-profit.
5.menghitung biaya diferensial dan analisis biaya perbandingan (comparative cost analysis).
6.menghitung pemaksimalan keuntungan jangka pendek dan analisis peminimalan biaya.
7.menghitung analisis capital budgeting.
8.menghitung analisis profitabilitas berdasarkan wilayah,produk,dan pelanggan.
teman-teman, jika kita kaitkan dengan perusahaan perbankan maka perbankan itu juga ada biaya dan beban nih contohnya itu beban kendaraan,beban pemeliharaan gedung,dan lain-lain. nah,itu juga didalamnya ada unsur biaya tetap dan biaya variabel. terus gimana ya cara kita mengestimasikannya ?
ada 3 metode yaitu :
1.metode titik tertinggi dan terendah,
-merupakan suatu metode menghitung biaya tetap dan biaya variabel dengan menggunakan dua titik yang berbeda, yaitu titik tertinggi dan titik terendah.
-titik yang dipilih adalah titik periode dan aktivitas tertinggi dan terendah.
-bila periode tertinggi dan terendah biaya tidak sama dengan aktivitas, titik yang dipilih adalah berdasarkan aktivitas.
2.metode scattergraph,
-suatu plot dari biaya terhadap tingkatan kegiatan di masa lalu.
-metode ini menunjukkan setiap perubahan yang berarti dalam hubungan antara biaya dan kegiatan pada tingkatan kegiatan yang berbeda.
-variabel dependen yaitu biaya di plot pada sumbu horizontal (bisa biaya tenaga kerja langsung, jam tenaga kerja langsung, jam mesin, unit output, dan persentase kapasitas).
-variabel independen yaitu aktivitas di plot pada sumbu vertikal.
3.metode analisis regresi,
-metode ini memisah biaya menjadi tetap dan variabel dengan menggunakan persamaan matematis.
-disebut juga metode least square/kuadrat terkecil atau analisis regresi sederhana.
-metode ini merupakan metode efektif,banyak digunakan karna lebih akurat.
berikut ini merupakan contoh pembahasan soal menggunakan metode analisis regresi :
Wahh,sangat membantu sekali dan mudah di pahami,terima kasih.
BalasHapusSama sama ya
Hapus